Home PariwisataKuliner5 Spot Kuliner Hidden Gem Jakarta yang Wajib Kamu Coba Sekali Seumur Hidup
dok.metropolitan.jawapos.com

5 Spot Kuliner Hidden Gem Jakarta yang Wajib Kamu Coba Sekali Seumur Hidup

by Ikon logo megapolitanSalwa
A+A-
Reset

Megapolitan.id – Jakarta sering kali dipandang sebagai kota yang bergerak terlalu cepat. Gedung-gedung tinggi, jalanan yang padat, serta ritme hidup yang nyaris tanpa jeda membuat ibu kota ini identik dengan kesibukan. Namun, di balik hiruk-pikuk tersebut, Jakarta menyimpan sisi lain yang justru terasa hangat dan dekat—dunia kulinernya.

Bagi sebagian orang, Jakarta memang dikenal mahal. Tidak sedikit yang menganggap bahwa menikmati kuliner di kota ini berarti harus merogoh kocek dalam-dalam. Padahal, jika mau sedikit menjelajah lebih jauh dari tempat-tempat yang viral, ada banyak sudut kota yang justru menawarkan pengalaman kuliner yang autentik, beragam, dan tentu saja ramah di kantong.

Jakarta tidak hanya terkenal dengan gemerlapnya sebagai ibu kota, tapi juga banyaknya lokasi yang menjadi “surga” bagi para pecinta kuliner. Meski terkenal dengan biaya hidup “selangit”, kota ini masih menyimpan banyak tempat kuliner ramah di kantong. Kuliner yang ditawarkan pun tidak terbatas pada jajanan kaki lima, tapi juga coffeeshop hingga restoran.

Menariknya, tidak semua tempat tersebut berada di pusat perhatian. Beberapa kawasan seperti Blok M dan Pasar Santa memang sudah sering viral di media sosial. Namun, di balik popularitas itu, ada banyak lokasi lain yang justru menawarkan pengalaman yang tidak kalah menarik—bahkan lebih “jujur” dalam menghadirkan cita rasa khas Jakarta.

Beberapa di antaranya, seperti Blok M dan Pasar Santa, sudah dikenal luas karena sering viral. Sedangkan banyak lokasi lain belum mendapatkan publikasi yang sepantasnya. Tempat-tempat ini menawarkan opsi kulineran yang sangat beragam dengan harga terjangkau, bahkan beberapa memiliki kuliner khasnya sendiri.

Berikut lima lokasi di Jakarta yang jarang dibahas tetapi menawarkan pengalaman istimewa bagi pecinta kuliner.

Jalan Pecenongan, Gambir: Dari Martabak Legendaris hingga Ragam Hidangan Malam

Jika kamu berjalan sedikit menjauh dari kawasan Pasar Baru, kamu akan menemukan satu area yang seolah tidak pernah benar-benar tidur—Jalan Pecenongan. Kawasan ini sudah lama dikenal sebagai salah satu pusat kuliner malam di Jakarta, meskipun gaungnya tidak selalu sebesar tempat-tempat viral lainnya.

Tidak jauh dari lokasi kuliner viral, Pasar Baru, terdapat kawasan yang juga memiliki berbagai rekomendasi kuliner. Area ini disebut “Kawasan Wisata Kuliner Pecenongan” karena di sekitar lokasi tersebut terdapat kedai-kedai yang menawarkan berbagai jenis kuliner. Mulai dari makanan berat, jajanan ringan, hidangan penutup, bahkan kedai kopi juga bisa ditemukan di satu kawasan.

Di sini, aroma makanan seolah bercampur menjadi satu. Dari wangi martabak yang baru diangkat dari wajan, hingga aroma kopi yang diseduh perlahan di kedai-kedai tua. Salah satu ikon yang tak bisa dilewatkan adalah Martabak Pecenongan 65A, yang menjadi pelopor populernya martabak di kawasan ini.

Di area ini pengunjung bisa membahas kedai yang memelopori hadirnya banyak gerai “Martabak Pecenongan”, yaitu Martabak Pecenongan 65A. Di jajaran kedai-kedai tersebut juga terdapat beberapa legenda kuliner seperti kopi tiam Hang Tuah, Bubur Kwang Tung, Bakso Awan, hingga artisan pho di kedai Pho Bac.

Pecenongan bukan sekadar tempat makan, tetapi juga ruang nostalgia. Banyak kedai di sini sudah berdiri puluhan tahun, mempertahankan resep yang sama dan menghadirkan rasa yang konsisten dari generasi ke generasi.

Jalan Sabang: Perpaduan Rasa dari Berbagai Daerah

Jika Pecenongan identik dengan suasana malam yang hangat, maka Jalan Sabang menawarkan pengalaman yang lebih dinamis. Terletak di pusat kota, kawasan ini menjadi titik temu berbagai jenis kuliner dari berbagai daerah di Indonesia.

Jalan Haji Agus Salim, atau yang masih akrab dikenal dengan Jalan Sabang, juga memiliki berbagai kuliner yang layak untuk dicoba. Tidak hanya kuliner di kafe atau restoran, tapi juga kuliner legendaris yang dijual di kedai kecil dalam pertokoan hingga jajanan di kaki lima.

Di satu sisi jalan, kamu bisa menemukan pempek dengan cita rasa khas Palembang. Di sisi lain, ada nasi gandul dari Pati yang gurih dan mengenyangkan. Tidak jauh dari situ, soto Kudus dengan kuah hangat siap menyambut pengunjung yang datang di malam hari.

Beberapa yang direkomendasikan seperti Pempek Cawan Putih, Nasi Gandul Khas Pati, Soto Kudus Kembang Joyo, hingga kuliner manis seperti es podeng dan kue pukis bisa ditemukan di sini.

Sabang adalah contoh nyata bagaimana Jakarta menjadi melting pot kuliner. Berbagai daerah “bertemu” di satu jalan, menciptakan pengalaman makan yang tidak hanya soal rasa, tetapi juga perjalanan budaya.

Glodok: Jejak Pecinan dan Kekayaan Rasa yang Tak Lekang Waktu

Beranjak ke Jakarta Barat, ada satu kawasan yang menyimpan sejarah panjang sekaligus kekayaan kuliner yang luar biasa—Glodok. Banyak orang mengenalnya sebagai pusat elektronik, tetapi bagi pecinta kuliner, tempat ini adalah surga tersembunyi.

Meskipun lebih sering diingat sebagai pusat elektronik, kawasan Glodok juga merupakan pusat kuliner dan budaya Tionghoa yang sudah sejak lama ada di Jakarta. Tempat ini adalah kawasan pecinan tertua dan terbesar di Jakarta.

Di setiap sudutnya, ada cerita. Gang-gang sempit yang dipenuhi aroma masakan, kedai tua yang tetap bertahan di tengah modernisasi, hingga resep turun-temurun yang terus dijaga.

Meski begitu, di sini Kamu tetap bisa menemukan berbagai kedailegendaris yang menyajikan kuliner halal.

Salah satu titik paling menarik adalah Gang Gloria, yang menjadi rumah bagi berbagai kuliner legendaris.

Di Gang Gloria Glodok, terdapat kedai-kedai legendaris seperti Es Kopi Tak Kie yang sudah ada sejak tahun 1927, Bakmi Amoy, Soto Betawi Nyonya Afung, Kari Lam dan masih banyak lagi.

Selain kawasan Gang Gloria, Kamu juga bisa menemukan banyak kuliner menarik di kawasan lain Glodok, seperti di Petak Enam dan Petak Sembilan.

Mengunjungi Glodok bukan hanya tentang makan, tetapi juga merasakan atmosfer sejarah yang masih hidup hingga hari ini.

Sekitar Stasiun Gondangdia: Kuliner Cepat, Murah, dan Bersahabat

Tidak semua pengalaman kuliner harus direncanakan dengan matang. Terkadang, justru momen spontanlah yang menghadirkan kenikmatan tersendiri. Hal ini bisa ditemukan di sekitar Stasiun Gondangdia.

Di sekitar Stasiun Gondangdia terdapat jajaran kaki lima yang bisa menjadi salah satu spot kulineran menarik untuk dikunjungi. Aksesnya mudah, pengguna KRL cukup keluar menuju Plaza Selatan dan sudah bisa menemukan deretan pedagang kaki lima.

Di tempat ini, kesederhanaan menjadi daya tarik utama. Tidak ada dekorasi mewah, tidak ada konsep estetika yang dirancang khusus. Namun, justru di situlah letak kehangatannya.

Di lokasi ini, pengunjung bisa membeli berbagai pilihan makanan dengan harga relatif murah, mulai dari Rp5 ribu hingga Rp16 ribu untuk satu porsinya.

Mulai dari gorengan, nasi bungkus, hingga minuman segar, semuanya tersedia. Tempat ini menjadi “penyelamat” bagi banyak orang—baik pekerja, mahasiswa, maupun pengguna KRL yang sekadar ingin mengganjal perut.

Kuliner berupa jajanan pasar, camilan, hingga makanan berat bisa ditemukan di sini. Tempat ini sudah menjadi tempat berlangganan bagi pengguna KRL untuk sekedar mengganjal perut.

Lokasinya yang strategis juga membuatnya semakin menarik.

Lokasinya yang tak jauh dari pusat kuliner legendaris Cikini juga menjadikan tempat ini sebagai spot kulineran singkat yang sesuai bagi pecinta kuliner Jakarta

Tebet: Wajah Modern Kuliner Jakarta

Jika empat lokasi sebelumnya menawarkan nuansa tradisional dan legendaris, maka Tebet menghadirkan wajah modern kuliner Jakarta. Kawasan ini berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, menjadi salah satu pusat kuliner favorit anak muda.

Di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamu bisa menemukan kuliner dari berbagai jenis, mulai dari street food, restoran, fast food, hingga dessert yang disajikan coffee shop kekinian.

Yang menarik, Tebet tidak hanya menawarkan variasi, tetapi juga fleksibilitas harga.

Kuliner yang ada disini pun dijual dengan harga variatif, dari yang terjangkau hingga restoran dengan makanan mewah juga bisa ditemukan di lokasi ini.

Beberapa rekomendasi kuliner yang bisa dicoba saat berkunjung kesini antara lain, Bakso Gondrong Tebet, Bebek Malio, Nasi Goreng Mafia, Bakmi Jogja cabang Tebet, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Tebet adalah representasi generasi baru kuliner Jakarta—lebih modern, lebih kreatif, dan sangat dipengaruhi oleh tren media sosial.

Apakah Artikel ini bermanfaat?
Yes0No0

Baca Artikel Lain