Daftar Isi
Megapolitan.id – Ancaman serangan siber di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan seiring pesatnya transformasi digital di berbagai sektor industri. Menjawab tantangan tersebut, PT Metrodata Electronics Tbk melalui anak usahanya, PT FPT Metrodata Indonesia (FMI), bersama HP Indonesia resmi meluncurkan solusi keamanan siber terintegrasi bernama SecBox.
Teknologi ini dirancang untuk membantu perusahaan, termasuk usaha kecil dan menengah (UKM), dalam memantau sekaligus menangani ancaman digital secara real-time tanpa harus membangun sistem keamanan siber yang rumit dan berbiaya tinggi.
Serangan Siber Tembus 1,52 Miliar Insiden
Peluncuran SecBox dilakukan di tengah tingginya angka serangan siber nasional. Berdasarkan data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), tercatat lebih dari 1,52 miliar insiden siber terjadi di Indonesia sepanjang Januari hingga pertengahan April 2026.
Kondisi tersebut dinilai menjadi alarm serius bagi dunia usaha, terutama di era digital ketika hampir seluruh aktivitas bisnis terhubung dengan sistem teknologi dan data.
SecBox hadir dengan konsep unified security operations yang mengintegrasikan berbagai layanan keamanan dalam satu dashboard terpusat. Sistem ini mencakup Endpoint Detection and Response (EDR), SIEM/XDR, threat monitoring, log analytics, hingga layanan Security Operations Center (SOC) monitoring selama 24 jam.
Permudah Perlindungan Siber untuk Semua Skala Bisnis
Presiden Direktur FMI, Edwin Putraoetama Octosa, mengatakan masih banyak organisasi menghadapi tantangan besar dalam menerapkan sistem keamanan digital, mulai dari keterbatasan biaya hingga kurangnya sumber daya teknologi.
Menurutnya, SecBox dirancang agar perlindungan siber dapat diakses lebih mudah oleh seluruh organisasi di Indonesia tanpa memandang besar kecilnya skala bisnis.
“SecBox hadir agar setiap organisasi di Indonesia dapat mengakses perlindungan siber yang lebih tangguh dan mudah diterapkan,” ujarnya.
Selain memberikan perlindungan digital yang lebih praktis, solusi ini juga diharapkan mampu membantu perusahaan mengambil langkah cepat ketika terjadi ancaman atau aktivitas mencurigakan di sistem mereka.
AI Bikin Ancaman Siber Kian Kompleks
Sementara itu, Presiden Direktur HP Indonesia, Juliana Cen, menilai perkembangan kecerdasan buatan (AI) turut membuat ancaman siber semakin kompleks dan sulit dideteksi.
Menurutnya, satu serangan siber saja dapat memberikan dampak finansial besar, khususnya bagi pelaku UKM yang belum memiliki sistem perlindungan digital kuat.
Karena itu, kolaborasi Metrodata dan HP Indonesia diharapkan dapat menghadirkan solusi keamanan endpoint yang lebih sederhana namun tetap memiliki perlindungan maksimal.
Dalam pengembangannya, FMI juga menggandeng PT Mitra Integrasi Informatika sebagai integrator teknologi. HP sendiri memperkuat sistem melalui teknologi HP Wolf Security yang memberikan perlindungan dari sisi perangkat keras, perangkat lunak, hingga layanan keamanan digital.
Dukung Kepatuhan UU Perlindungan Data Pribadi
Tak hanya fokus pada keamanan sistem, SecBox juga diklaim mampu membantu perusahaan memenuhi kepatuhan terhadap Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).
Melalui pengelolaan keamanan yang lebih terpusat dan fleksibel, perusahaan dapat memantau aktivitas digital secara lebih efektif sekaligus mengurangi risiko kebocoran data.
Kehadiran SecBox menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ekosistem keamanan digital di Indonesia, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan perlindungan data dan ancaman serangan siber berbasis teknologi modern.