Megapolitan.ID | Jember–Sejak pertama kali digelar, Jember Fashion Carnaval (JFC) terus berkembang menjadi ajang karnaval busana spektakuler yang mendunia. Di bawah sentuhan kreatif Dynand Fariz dan timnya, setiap tahun JFC menghadirkan tema berbeda yang unik dan penuh eksplorasi, sehingga tak ada busana yang sama di setiap defile.
Pesertanya pun berasal dari anak-anak hingga remaja Kota Jember yang dilatih secara khusus untuk merancang kostum, merias wajah, hingga menguasai gerakan catwalk bak peragawan profesional.
Inilah tema Jember Fashion Carnaval dari 2003 hingga 2025.
JFC 1 Tahun 2003: Cowboy, Gipsy, dan Punk
JFC 2 Tahun 2003: Arab, Maroko, India, China, dan Jepang
JFC 3 Tahun 2004: Mali, Athena, Brazil, Indian, Futuristic, dan Vintage
JFC 4 Tahun 2005: Discover The World
JFC 5 Tahun 2006: Anxiety and Spirit of The World
JFC 6 Tahun 2007: Save Our World
JFC 7 Tahun 2008: World Evolution
JFC 8 Tahun 2009: World Unity
JFC 9 Tahun 2010: World Treasure
JFC 10 Tahun 2011: Eyes of Triumph
JFC 11 Tahun 2012: Extremagination
JFC 12 Tahun 2013: Artechsion
JFC 13 Tahun 2014: Triangle : Dinamic in Harmony
JFC 14 Tahun 2015: Outframe
JFC 15 Tahun 2016: Revival
JFC 16 Tahun 2017: Victory
JFC 17 Tahun 2018: Asia Light
JFC 18 Tahun 2019: Tribale Grandeur
JFC 19 Tahun 2021: Virtue Fantasy
JFC 20 Tahun 2022: The Legacy – JFC Second Decade
JFC 21 Tahun 2023: Timelapse: Journey of the Earth
JFC 22 Tahun 2024: Algorithm: Beyond Binary of Our Story
JFC 23 Tahun 2025: Evoluxion (Evolution + Luxury + Innovation)
Jember Fashion Carnaval 2025
JFC menjadi salah satu dari 11 event Jawa Timur yang masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) 2025. Festival tahunan ini telah menjelma menjadi ikon Kabupaten Jember dan dikenal sebagai karnaval terbesar ketiga di dunia.
Tak hanya itu, JFC juga memegang rekor sebagai fashion street terpanjang di dunia dengan rute karnaval membentang sejauh 3,5 kilometer. Ciri khas JFC terletak pada kemegahan kostum yang dipamerkan. Setiap busana dirancang dengan detail yang memanjakan mata, sekaligus merepresentasikan kearifan lokal Jember.
Memasuki penyelenggaraan ke-23 pada 2025, JFC mengusung tema besar “Evoluxion”, yang memadukan konsep Evolution, Luxury, dan Innovation. Mengutip laman resmi Kemenparekraf, tema ini menggambarkan perjalanan panjang dunia fashion dari masa ke masa hingga merambah desain futuristik.
Dirangkum dari laman resmi Jember Fashion Carnaval, Evoluxion merupakan perpaduan antara evolusi, kemewahan, dan inovasi. Tema ini merayakan kemajuan manusia, saat mimpi-mimpi diwujudkan menjadi kenyataan dan kemenangan diraih melalui proses pertumbuhan.[]