Home PariwisataDestinasiPariwisata Bandung Tumbuh Pesat dan Jadi Magnet Wisata Asia
dok. kapol.id

Pariwisata Bandung Tumbuh Pesat dan Jadi Magnet Wisata Asia

by Ikon logo megapolitanSalma
A+A-
Reset

Megapolitan.id – Kota Bandung kembali mencatatkan capaian positif di sektor pariwisata. Berdasarkan rilis terbaru dari platform perjalanan internasional Agoda, Bandung berhasil masuk dalam jajaran lima destinasi wisata dengan pertumbuhan tercepat di Asia sepanjang tahun 2025.

Peringkat tersebut disusun berdasarkan data pemesanan akomodasi Agoda selama periode Januari hingga November 2025, yang dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Dari hasil analisis tersebut, hanya tiga negara yang mendominasi daftar, yakni Vietnam, Jepang, dan Indonesia.

Dalam daftar tersebut, Kota Bandung menempati posisi ketiga sebagai destinasi wisata dengan perkembangan paling pesat di Asia. Kota yang dikelilingi kawasan pegunungan ini dinilai memiliki daya tarik yang kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Keunggulan Bandung terletak pada keindahan alamnya, suhu udara yang relatif sejuk, bangunan peninggalan kolonial, kekayaan budaya, serta ragam kuliner yang telah menjadi identitas kota.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mencatat bahwa tren kunjungan wisatawan terus mengalami peningkatan signifikan. Hingga triwulan III tahun 2025, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung tercatat mencapai 6,5 juta orang. Angka tersebut melonjak sebesar 84,14 persen jika dibandingkan dengan Semester I pada tahun yang sama.

Dari sisi minat wisata, sektor kuliner masih menjadi daya tarik utama dengan kontribusi sekitar 60 persen dari total aktivitas wisata. Sementara itu, sektor lainnya mencakup belanja, industri mode, serta wisata berbasis sejarah dan heritage.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa lonjakan kunjungan wisatawan juga terlihat jelas menjelang akhir tahun. Pada Desember 2025 saja, jumlah wisatawan yang datang ke Kota Bandung tercatat mencapai lebih dari 1.070.131 orang.

“Sekitar 530 ribu wisatawan datang menggunakan kereta api, baik kereta jarak jauh maupun Kereta Cepat Whoosh. Sisanya sekitar 45 persen menggunakan kendaraan pribadi dan bus rombongan,” ujar Farhan.

Ia menjelaskan, selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), moda transportasi kereta api menjadi pilihan utama para wisatawan. Kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap penggunaan transportasi publik yang dinilai lebih nyaman dan efisien.

Jika dibandingkan dengan periode Januari hingga November 2025, jumlah kunjungan wisatawan pada Desember mengalami kenaikan sekitar 25 persen. Pada bulan-bulan sebelumnya, rata-rata jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bandung berada di kisaran 700 ribu orang per bulan.

Sementara itu, posisi pertama destinasi wisata dengan pertumbuhan tercepat di Asia versi Agoda ditempati oleh Sa Pa, Vietnam. Kota pegunungan ini dikenal dengan udara sejuk, panorama alam yang menawan, serta hamparan sawah terasering yang ikonik. Sa Pa juga menjadi akses utama menuju puncak Phang Xi Pang, gunung tertinggi di kawasan Indochina, yang kini dapat dijangkau melalui fasilitas kereta gantung modern.

Peringkat kedua ditempati oleh Okayama, Jepang, yang populer berkat produk buah berkualitas tinggi seperti persik putih dan anggur Muscat, serta kekayaan kuliner laut dan hidangan khas Barazushi.

Selain Bandung, dua kota lain dari Jepang turut melengkapi daftar lima besar destinasi dengan pertumbuhan tercepat, yakni Matsuyama di posisi keempat dan Takamatsu di posisi kelima.

Adapun lima destinasi wisata dengan pertumbuhan tercepat di Asia versi Agoda tahun 2025 adalah:

  1. Sa Pa – Vietnam

  2. Okayama – Jepang

  3. Bandung – Indonesia

  4. Matsuyama – Jepang

  5. Takamatsu – Jepang

Masuknya Kota Bandung dalam jajaran destinasi wisata dengan pertumbuhan tercepat di Asia menjadi sinyal positif bagi perkembangan sektor pariwisata daerah. Capaian ini sekaligus memperkuat posisi Bandung sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia di tingkat internasional.

Apakah Artikel ini bermanfaat?
Yes0No0

Baca Artikel Lain