Megapolitan.ID | Pengurus Besar Serikat Tani Islam Indonesia (PB STII) menyelenggarakan acara buka puasa bersama di Gedung Dewan Dakwah, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan penuh hikmat ini, diisi dengan tausiah dan salat gerhana, dan santap sajian takjil. Kegiatan ini rutin digelar oleh PB STII untuk mempererat silaturahmi antar pengurus serta konsolidasi organisasi.
Turut hadir jajaran pengurus pusat PB STII, di antaranya Ketua Umum PB STII Fathurrahman Mahfudz BIRK, MM, Ketua Harian Hilman Ismail Metareum, serta Sekretaris Jenderal Didi Rosyidi.
Menjelang berbuka puasa, Ustaz Acung Wahyudi, owner privat travel eksklusif, menyampaikan tausiah singkat. Ustaz Acung membawakan kisah tentang Qorun, sepupu Nabi Musa AS, yang dikenal sangat kaya raya l, namun terjerumus dalam kesombongan dan kecintaan berlebihan terhadap harta.
Menurut Ustaz Acung, awalnya Qorun adalah sosok yang miskin. Lalu dia memohon kepada Allah SWT agar diberikan kekayaan yang melimpah. Karena kegigihannya dalam berdoa, Allah SWT mengabulkan permintaannya hingga ia menjadi sangat kaya raya, dengan harta yang tak terhitung jumlahnya.
Namun, kekayaan tersebut justru membuat Qorun lalai dan tidak mensyukuri nikmat. Qorun menjadi pribadi yang kikir, enggan bersedekah, serta menolak berbagi kepada sesama. Lebih jauh lagi, Qorun mengaku bahwa seluruh kekayaannya merupakan hasil jerih payahnya sendiri, bukan karunia dari Allah SWT. Hingga akhirnya membuat Qorun diazab oleh Allah SWT.
“Kemudian, Allah murka menenggelamkan Qorun beserta seluruh harta bendanya ke dalam bumi,” pungkas Ustaz Acung. []