Megapolitan.id – Plafon ruang kelas di SD Negeri Cikayas 3, Kampung Bojed, Desa Cikayas, Angsana, Kabupaten Pandeglang, Banten, ambruk pada Senin, 2 Juni 2025 dini hari.
Material plafon yang runtuh menimpa kursi dan meja belajar siswa kelas 2. Insiden ini terjadi akibat angin kencang dan kondisi bangunan yang sudah lapuk,
Beruntung, peristiwa ini terjadi saat ruang kelas sedang kosong, sehingga tidak ada korban jiwa. Namun proses kegiatan belajar mengajar menjadi terganggu.
Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar kelas 2 dialihkan ke ruang kelas lain, demi kenyamanan dan keselamatan siswa.
Kepala SD Negeri Cikayas 3, Dewi Setiawati, mengungkapkan, kondisi bangunan sekolah secara keseluruhan cukup memprihatinkan.
Tak hanya ruang kelas 2, plafon, dinding, hingga atap di beberapa ruang lainnya juga menunjukkan tanda-tanda kerusakan parah.
“Plafon ambruk karena angin kencang, tapi bangunan memang sudah tua. Sudah lebih dari 10 tahun sekolah ini tidak pernah mendapatkan bantuan pembangunan atau rehabilitasi,” ujar Dewi.
Pihak sekolah mengaku telah berulang kali mengajukan permohonan rehabilitasi ruang kelas kepada dinas terkait, namun hingga kini belum ada respons untuk menindaklanjuti.
“Kami sangat berharap Pemerintah Daerah segera turun tangan. Jangan tunggu sampai ada korban. Kami ingin siswa bisa belajar dengan aman dan nyaman,” imbuh Dewi.
Kondisi ini kembali menyoroti pentingnya perhatian serius terhadap infrastruktur pendidikan, terutama di wilayah pedesaan yang selama ini kerap luput dari prioritas pembangunan.