Home TeknologiREWAX-IoT Karya SMPN 1 Lasem Juara Krenova Jateng 2026, Ubah Limbah Malam Batik Jadi Bernilai
dok.jatengprov.go.id

REWAX-IoT Karya SMPN 1 Lasem Juara Krenova Jateng 2026, Ubah Limbah Malam Batik Jadi Bernilai

by Ikon logo megapolitanSalwa
A+A-
Reset

Megapolitan.id – Siswa SMP Negeri 1 Lasem kembali mengharumkan nama Kabupaten Rembang melalui inovasi teknologi ramah lingkungan. Teknologi REWAX-IoT, sebuah sistem pemulihan dan daur ulang malam batik berbasis Internet of Things (IoT), berhasil meraih Juara I Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 kategori pelajar. Tak hanya itu, inovasi tersebut juga sukses menyabet Juara II Rembang Innovation Award 2026.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa inovasi tidak mengenal usia. Melalui riset sederhana namun berdampak besar, para pelajar mampu menghadirkan solusi nyata bagi persoalan limbah industri batik sekaligus mendukung pelestarian salah satu warisan budaya khas Lasem.

Daur Ulang Limbah Malam Batik dengan Teknologi IoT

Ketua Tim Krenova SMP Negeri 1 Lasem, Ummi Roihana Zulfa, menjelaskan bahwa REWAX-IoT dirancang untuk mengolah kembali limbah malam batik melalui beberapa tahapan pemrosesan.

“Prosesnya dimulai dari tangki pemanasan dan tangki pemisahan, yang berfungsi memisahkan limbah malam batik. Setelah itu, malam yang dihasilkan diolah kembali sehingga dapat digunakan lagi, untuk membatik seperti biasa,” jelas Ummi pada ajang Rembang Innovation Award di Pendapa Museum Kartini.

Inovasi tersebut lahir dari tingginya volume limbah malam batik di Lasem yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

“Kami memilih inovasi ini karena limbah malam batik di Lasem mencapai sekitar 100 kilogram per bulan. Karena itu, kami memutuskan untuk mengolah limbah tersebut agar dapat dimanfaatkan kembali,” katanya.

Hasil Pengujian Tunjukkan Kualitas Lebih Baik

Tak hanya mampu mengurangi limbah, hasil pengujian menunjukkan bahwa malam batik hasil daur ulang memiliki kualitas yang sangat baik.

Ummi mengungkapkan, uji pH menunjukkan angka 7,34, sehingga berada dalam kategori aman. Selain itu, hasil uji viskositas memperlihatkan bahwa malam hasil daur ulang memiliki tingkat kelancaran yang lebih baik dibandingkan malam baru maupun limbah malam sebelum diproses.

Riset hingga pengembangan alat tersebut diselesaikan dalam waktu sekitar satu bulan sebelum akhirnya diikutsertakan dalam kompetisi inovasi.

“Hasil uji daya lekatnya baik, fleksibilitasnya juga baik, dan titik lelehnya berada pada suhu 84 derajat celsius,” terang Ummi.

Solusi Ramah Lingkungan untuk Industri Batik Lasem

Melalui REWAX-IoT, SMP Negeri 1 Lasem membuktikan bahwa pelajar mampu berkontribusi dalam menciptakan solusi teknologi yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga mendukung keberlanjutan industri batik Lasem sebagai salah satu identitas budaya Kabupaten Rembang.

Teknologi ini diharapkan mampu mengurangi limbah produksi sekaligus membantu para perajin menghemat penggunaan malam batik melalui proses daur ulang yang efisien.

Bappeda Rembang Apresiasi Inovasi Pelajar

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Rembang, Afan Martadi, menilai REWAX-IoT sebagai salah satu inovasi paling menonjol dalam ajang tersebut karena berhasil mengubah limbah menjadi produk yang memiliki kualitas lebih baik.

“Inovasi ini mengolah malam limbah batik yang sudah digunakan untuk membatik agar bisa dipakai kembali. Dari hasil pengujian, kualitas malam hasil daur ulang justru lebih baik dibandingkan malam yang digunakan sebelumnya,” ujar Afan.

Menurutnya, inovasi tersebut tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi para perajin batik, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah industri.

“Bisa mengurangi limbah dan kualitas malamnya justru lebih bagus setelah dilakukan daur ulang,” tambahnya.

Keberhasilan REWAX-IoT menjadi contoh bagaimana kreativitas pelajar mampu melahirkan inovasi yang berdampak luas, menggabungkan teknologi, kepedulian lingkungan, dan pelestarian budaya dalam satu solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Apakah Artikel ini bermanfaat?
Yes0No0

Baca Artikel Lain