Oleh Radhar Tribaskoro Sebuah kapal tenggelam. Namanya IRIS Dena. Bersama tenggelamnya kapal itu, nyawa 80 pelautnya pun lenyap. Ia tidak karam karena badai, tidak pula karena kesalahan navigasi. Ia tenggelam oleh keputusan—oleh kehendak yang dilepaskan …
Tag: