Home Urban UpdateQadar Ruslan Siregar Terpilih Pimpin Kadin Kota Bekasi 2026-2031

Qadar Ruslan Siregar Terpilih Pimpin Kadin Kota Bekasi 2026-2031

by Ikon logo megapolitanM Hamz
A+A-
Reset

Megapolitan.ID | Qadar Ruslan Siregar resmi ditetapkan sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bekasi periode 2026-2031 dalam Musyawarah Kota (Mukota) ke-VI yang digelar di Kota Bekasi.

Penetapan tersebut sekaligus menjadi langkah awal konsolidasi organisasi untuk memperkuat peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam bidang perekonomian dan pembangunan.

Dalam forum tersebut, Ruslan juga ditunjuk sebagai Ketua Formatur untuk menyusun kepengurusan Kadin Kota Bekasi periode mendatang.

Ia didampingi empat anggota formatur yang mewakili berbagai unsur organisasi dan pengusaha di Kota Bekasi.

Usai ditetapkan, Ruslan menegaskan bahwa fokus awal kepemimpinannya adalah melakukan konsolidasi internal organisasi sesuai arahan Ketua Umum Kadin Jawa Barat.

“Yang pertama, kita akan melakukan konsolidasi internal sesuai instruksi Ketua Umum Kadin Jawa Barat. Saya akan mengakomodir seluruh potensi pengusaha lokal agar bersama-sama berhimpun di Kadin Kota Bekasi,” kata Ruslan kepada wartawan, Kamis (7/5/2026)

Ia menilai Kadin harus menjadi rumah besar bagi seluruh pelaku usaha, mulai dari pengusaha kecil, menengah, hingga besar.

Menurutnya, potensi pengusaha lokal perlu diberdayakan agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Selain memperkuat internal organisasi, Ruslan juga menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis dengan Pemerintah Kota Bekasi.

Ia menyebut Kadin memiliki fungsi strategis sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tentang Kadin sebagai mitra pemerintah dalam sektor ekonomi dan pembangunan.

“Kadin adalah mitra strategis pemerintah dalam bidang perekonomian dan pembangunan. Karena itu, hubungan baik, sinergi, dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bekasi harus terus dijaga,” ungkapnya.

Ruslan berharap Pemerintah Kota Bekasi ke depan dapat lebih mengedepankan potensi pengusaha lokal dalam berbagai program pembangunan dan kegiatan ekonomi di daerah.

“Kita berharap pengusaha-pengusaha lokal Bekasi lebih diprioritaskan. Bukan berarti anti terhadap pengusaha dari luar daerah, tetapi potensi lokal harus lebih dulu diberi ruang untuk berkembang,” tuturnya.

Terkait penyusunan kepengurusan baru, Ruslan memastikan tim formatur akan memilih figur-figur yang memiliki kompetensi sesuai bidang masing-masing.

Ia ingin membentuk struktur organisasi yang solid, kuat, dan mampu bekerja sama secara optimal dengan pemerintah daerah.

“Nanti kita akan mencari orang-orang yang tepat di bidangnya masing-masing, sehingga kepengurusan Kadin ke depan menjadi solid, kuat, dan tangguh,” jelasnya.

Ruslan juga mengakui tantangan terberat dalam proses organisasi adalah menyatukan berbagai unsur yang sebelumnya berbeda pandangan.

Sementara Ketua Organizing Committee (OC) Mukota, Aji Ali Syahbana, menilai proses rekonsiliasi yang berhasil dilakukan menjadi prestasi penting bagi Kadin Kota Bekasi.

“Dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, hanya Kota Bekasi yang mampu melakukan rekonsiliasi. Itu bukan hal mudah, butuh kesabaran dan jiwa besar,” tuturnya.

Meski demikian, ia optimistis Kadin Kota Bekasi akan semakin solid dalam lima tahun ke depan dan mampu memberikan dampak positif bagi dunia usaha maupun masyarakat.

Komposisi tersebut menjadi bentuk keterwakilan berbagai elemen pengusaha di Kota Bekasi.

“Semua kekuatan dan kepentingan sudah terakomodir. Saya optimistis Kadin Kota Bekasi ke depan akan jauh lebih baik dan berdampak positif bagi masyarakat, khususnya para pengusaha,” tutupnya.

Adapun susunan formatur yang telah ditetapkan yakni Qadar Ruslan Siregar sebagai Ketua Formatur, Aji Alisabana sebagai representasi OKK/organisasi, Irjan mewakili unsur ESI, Andi Jabidi sebagai representasi senior, serta Harti sebagai representasi perempuan. (*)

Apakah Artikel ini bermanfaat?
Yes0No0

Baca Artikel Lain