Home TeknologiMRI 3 Tesla Berbasis AI Hadir, Teknologi Canggih untuk Deteksi Penyakit Lebih Akurat
dok.health.kompas.com

MRI 3 Tesla Berbasis AI Hadir, Teknologi Canggih untuk Deteksi Penyakit Lebih Akurat

by Ikon logo megapolitanSalwa
A+A-
Reset

Megapolitan.id – Perkembangan teknologi medis terus menghadirkan inovasi baru dalam dunia kesehatan. Salah satunya adalah teknologi pencitraan MRI 3 Tesla yang kini dinilai mampu memberikan hasil pemeriksaan lebih detail, cepat, dan akurat untuk membantu diagnosis berbagai penyakit.

Teknologi ini menjadi langkah maju dalam dunia radiologi modern karena mampu menghasilkan kualitas gambar yang lebih tajam dibanding generasi sebelumnya. Kehadirannya pun diharapkan dapat membantu dokter mendeteksi berbagai kelainan medis sejak dini, mulai dari gangguan saraf, jantung, hingga cedera ortopedi.

MRI 3 Tesla, Generasi Baru Teknologi Pencitraan Medis

Dokter Spesialis Radiologi Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Thio Ananda Steven, menjelaskan bahwa MRI 3 Tesla merupakan pengembangan dari teknologi MRI generasi sebelumnya yang telah digunakan selama sekitar 50 tahun.

Menurutnya, salah satu kelemahan MRI generasi lama adalah kualitas gambar yang kurang optimal serta waktu pemeriksaan yang lebih lama.

“Problemnya dari MRI generasi sebelumnya adalah citra yang dihasilkan itu tidak begitu bagus dan juga membutuhkan waktu scan, waktu pemindaian yang lebih lama,” tutur dr. Steven.

Dibandingkan MRI 1,5 Tesla yang umum digunakan, MRI 3 Tesla memiliki kekuatan medan magnet dua kali lebih besar. Hal tersebut membuat hasil pencitraan menjadi lebih detail dengan resolusi yang jauh lebih tinggi.

Bantu Diagnosis Gangguan Saraf hingga Cedera Olahraga

Teknologi MRI 3 Tesla dinilai mampu mendukung evaluasi berbagai kondisi medis yang membutuhkan pencitraan detail.

“Pemeriksaan MRI 3 Tesla dapat mendukung evaluasi berbagai kondisi medis yang membutuhkan pencitraan detail, seperti pada saraf, jantung dan pembuluh darah, hingga ortopedi,” papar dr. Steven.

Pada bidang saraf atau neuro, MRI 3 Tesla dapat membantu mendeteksi kondisi seperti:

  • stroke,
  • tumor otak,
  • epilepsi,
  • gangguan saraf,
  • saraf terjepit,
  • hingga kelainan tulang belakang.

Sementara dalam bidang jantung dan pembuluh darah, teknologi ini mampu membantu mengevaluasi:

  • struktur dan fungsi jantung,
  • gangguan otot jantung,
  • peradangan otot jantung,
  • gangguan katup,
  • bekas serangan jantung,
  • hingga kelainan jantung bawaan tertentu.

“Pada bidang jantung dan pembuluh darah, MRI 3 Tesla dapat membantu mengevaluasi struktur dan fungsi jantung, gangguan otot jantung, peradangan otot jantung, gangguan katup, bekas serangan jantung, hingga kelainan jantung bawaan tertentu,” kata dr.Steven.

Tak hanya itu, pada bidang ortopedi, teknologi ini juga membantu melihat kondisi:

  • sendi,
  • ligamen,
  • tendon,
  • otot,
  • tulang rawan,
  • cedera olahraga,
  • robekan ligamen lutut,
  • cedera meniskus,
  • nyeri bahu,
  • nyeri lutut,
  • hingga nyeri punggung.

Dengan kualitas gambar yang lebih tajam, proses pemeriksaan dinilai menjadi lebih optimal untuk mendeteksi kelainan sejak tahap awal.

Bethsaida Hospital Hadirkan MRI 3 Tesla Berbasis AI

Sebagai bagian dari pengembangan layanan kesehatan modern, Bethsaida Hospital Gading Serpong resmi menghadirkan Sistem Pemindaian MRI 3.0 Tesla (3T) SIGNA™ Hero berbasis Artificial Intelligence (AI).

Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Margareth Aryani Santoso, mengatakan kehadiran teknologi tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan diagnostik modern dengan tingkat akurasi tinggi.

“Kehadiran MRI 3 Tesla SIGNA™ Hero ini semakin memperkuat layanan Bethsaida Hospital Gading Serpong dalam melayani berbagai kebutuhan klinis, khususnya pada kasus-kasus kompleks seperti gangguan saraf (stroke dan tumor otak), jantung, ortopedi, hingga onkologi (kanker), serta layanan lain yang memerlukan pencitraan medis dengan tingkat akurasi dan presisi tinggi,” ujar dr. Margareth.

Teknologi AI Buat Gambar 60 Persen Lebih Tajam

Salah satu keunggulan utama dari MRI 3 Tesla terbaru ini adalah penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang mampu meningkatkan kualitas pencitraan medis.

Teknologi AI disebut dapat menghasilkan gambar hingga 60 persen lebih tajam dibandingkan teknologi konvensional. Dengan detail visualisasi yang lebih baik, dokter dapat memperoleh informasi medis yang lebih akurat untuk menentukan diagnosis dan terapi pasien.

Direktur Sales, Marketing & Business Development Bethsaida Healthcare, Iwan A. Setiawan, menegaskan bahwa kehadiran alat diagnostik modern ini diharapkan dapat mendukung pelayanan kesehatan berkualitas di Indonesia.

“Ketepatan hasil visualisasi dari MRI 3T berbasis AI ini akan mempermudah kolaborasi interdisiplin dokter dalam menyusun rencana terapi yang paling efektif, sehingga pasien dapat memperoleh layanan kesehatan berkualitas tanpa harus jauh-jauh berobat ke luar negeri,” katanya.

Apakah Artikel ini bermanfaat?
Yes0No0

Baca Artikel Lain