Daftar Isi
PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Medan, Sumatera Utara, tetap aman meski terjadi peningkatan konsumsi seiring kembali normalnya aktivitas masyarakat. Kenaikan mobilitas setelah dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah serta aktivitas perkantoran mendorong permintaan BBM meningkat sekitar 5–10 persen dibandingkan rata-rata harian.
Mengantisipasi kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga bergerak cepat dengan memperkuat sistem distribusi di berbagai lini. Berbagai langkah strategis dilakukan, mulai dari penambahan armada mobil tangki, penguatan sumber daya manusia, hingga optimalisasi operasional di Fuel Terminal Medan dan sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat sekaligus memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa hambatan akibat keterbatasan distribusi BBM.
Mobilitas Masyarakat Meningkat, Permintaan BBM Ikut Naik
Memasuki pertengahan Juli 2026, aktivitas masyarakat di Medan mulai kembali normal. Sekolah-sekolah telah memulai tahun ajaran baru, sementara perkantoran kembali beroperasi penuh setelah masa libur.
Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap meningkatnya kebutuhan bahan bakar kendaraan, baik kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Pertamina mencatat konsumsi BBM mengalami kenaikan sekitar 5 hingga 10 persen dibandingkan rata-rata konsumsi harian sebelumnya.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa perusahaan telah memantau tren peningkatan kebutuhan energi tersebut sejak awal.
“Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, kebutuhan BBM di Medan juga mengalami kenaikan sekitar 5–10 persen dibandingkan rata-rata harian,” ujar Kitty, Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, peningkatan konsumsi merupakan hal yang wajar ketika mobilitas masyarakat kembali meningkat. Oleh sebab itu, Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar distribusi tetap berjalan lancar.
Distribusi Diperkuat untuk Menjaga Pasokan
Sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan BBM, Pertamina Patra Niaga segera meningkatkan kapasitas distribusi melalui berbagai strategi operasional.
Perusahaan menambah armada mobil tangki yang bertugas mengangkut BBM dari Fuel Terminal menuju SPBU di berbagai wilayah Medan dan sekitarnya. Selain itu, jumlah personel distribusi juga diperkuat agar proses pengiriman berlangsung lebih cepat dan efisien.
“Kami segera meningkatkan kapasitas distribusi melalui penambahan armada mobil tangki, penguatan personel distribusi. Serta optimalisasi operasional sehingga layanan di SPBU kini telah kembali berjalan normal,” kata Kitty.
Upaya tersebut dilakukan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Tambah Puluhan Armada dan Personel
Dalam rangka mempercepat distribusi, Pertamina menambah 10 unit mobil tangki operasional serta 30 unit mobil tangki spot charter.
Penambahan armada tersebut memberikan fleksibilitas lebih besar dalam mempercepat pengiriman BBM ke berbagai SPBU yang mengalami peningkatan permintaan.
Tidak hanya itu, perusahaan juga memperkuat sumber daya manusia dengan mendatangkan tambahan 34 Awak Mobil Tangki (AMT) dari Fuel Terminal terdekat.
Sebagai bentuk sinergi lintas instansi, distribusi BBM juga mendapat dukungan dari 16 personel Bekangdam yang membantu kelancaran operasional di lapangan.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari langkah percepatan distribusi agar seluruh kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
Operasional Berjalan Selama 24 Jam
Selain memperkuat armada dan personel, Pertamina juga mengoptimalkan operasional Fuel Terminal Medan beserta sejumlah SPBU selama 24 jam penuh.
Optimalisasi jam operasional memungkinkan proses bongkar muat maupun distribusi berlangsung lebih cepat sehingga pasokan BBM dapat segera disalurkan ke berbagai titik pelayanan.
Hasilnya cukup signifikan. Pada 14 Juli 2026, realisasi penyaluran BBM mencapai 104 persen dari target harian.
Sementara itu, jumlah mobil tangki yang dioperasikan mencapai 149 unit atau sekitar 115 persen dari kapasitas operasional yang telah direncanakan sebelumnya.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa sistem distribusi mampu merespons lonjakan permintaan secara efektif.
Komitmen terhadap Keselamatan dan Kepatuhan
Di tengah upaya mempercepat distribusi, Pertamina Patra Niaga tetap menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama.
Perusahaan terus melakukan pembinaan kepada seluruh mitra operasional sekaligus memperkuat penegakan disiplin dalam setiap proses distribusi BBM.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan penyaluran berjalan sesuai standar keselamatan kerja, kepatuhan terhadap regulasi, serta menjaga keandalan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan penerapan prosedur operasional yang konsisten, Pertamina berharap kualitas layanan tetap terjaga meskipun terjadi peningkatan aktivitas distribusi.
Koordinasi dengan Berbagai Pihak
Kelancaran distribusi BBM tidak hanya bergantung pada kesiapan internal perusahaan, tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai pemangku kepentingan.
Karena itu, Pertamina Patra Niaga terus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga berbagai instansi terkait guna memastikan proses distribusi berjalan tanpa hambatan.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasokan energi sekaligus mengantisipasi berbagai potensi kendala yang mungkin muncul di lapangan.
Berkat koordinasi yang baik, operasional Fuel Terminal Medan kini telah kembali berjalan normal dan distribusi BBM menuju seluruh SPBU berlangsung lancar.
Masyarakat Diimbau Membeli BBM Sesuai Kebutuhan
Pertamina juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu mempercepat proses distribusi selama terjadi peningkatan permintaan.
Perusahaan memastikan bahwa stok BBM di Medan saat ini berada dalam kondisi aman dan seluruh SPBU telah beroperasi secara normal.
“Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah membantu percepatan distribusi. Saat ini layanan SPBU di Medan telah beroperasi normal dengan stok BBM dalam kondisi aman. Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap berjalan optimal,” ujar Kitty.
Imbauan tersebut bertujuan menjaga distribusi tetap merata sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh BBM dengan mudah tanpa perlu melakukan pembelian berlebihan.
Melalui penguatan armada, optimalisasi operasional selama 24 jam, penambahan personel, serta koordinasi dengan berbagai pihak, Pertamina Patra Niaga menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pasokan energi nasional. Langkah cepat yang dilakukan perusahaan menjadi bukti bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama, terutama ketika mobilitas masyarakat meningkat dan kebutuhan energi terus bertambah.