Home BeritaGP Ansor Minta Kasus Korupsi Dispora Kota Bekasi Jangan Ditunggangi
Ketua GP Ansor Kota Bekasi, Hasan Muchtar meminta penuntasan kasus dugaan korupsi di tubuh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi, diungkap hingga ke akarnya. (Ist)

GP Ansor Minta Kasus Korupsi Dispora Kota Bekasi Jangan Ditunggangi

by Ikon logo megapolitanTim Megapolitan
A+A-
Reset

Megapolitan.id – Ketua GP Ansor Kota Bekasi, Hasan Muchtar, meminta penuntasan kasus korupsi di tubuh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi, diungkap hingga ke akarnya, tanpa ditunggangi kepentingan politik.

Hal ini menyusul spekulasi publik yang mengaitkan nama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto pada kasus yang merugikan negara sebesar Rp 4,7 miliar itu. Menurut Hasan, hingga saat ini tidak ada bukti maupun pernyataan resmi yang mengindikasikan keterlibatan Tri dalam kasus tersebut.

“Kami meminta masyarakat dan semua pihak untuk menghormati proses hukum dan tidak berspekulasi. Fakta yang ada saat ini jelas, Kejaksaan telah menetapkan tiga tersangka, dan tidak satu pun dari mereka menyebut atau mengaitkan Wali Kota Tri Adhianto,” ujarnya dalam keterangannya, Senin (19/5/2025).

Hasan pun mengapresiasi tranparansi Kejari Kota Bekasi dalam mengungkap kasus ini. Pihaknya juga mendukung penuh penegakan hukum yang adil dan objektif, serta menolak segala bentuk politisasi.

“Apalagi jika digunakan untuk menjatuhkan reputasi pejabat publik yang selama ini menunjukkan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik,” paparnya.

Hasan juga mengimbau masyarakat untuk bersikap kritis namun tetap bijak, serta tidak mudah terpancing oleh opini yang belum terverifikasi.

“Tri Adhianto adalah kepala daerah yang dipilih secara demokratis. Tuduhan tanpa dasar hanya akan merusak kepercayaan publik terhadap proses hukum. Mari kita kawal kasus ini dengan kepala dingin dan semangat keadilan,” paparnya.

Menurutnya, adanya upaya pihak-pihak tertentu yang mencoba mengaburkan fakta dengan menyebarkan narasi yang bias, tidak hanya merusak reputasi individu, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas pembangunan dan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

“Kami melihat bahwa tuduhan liar ini lebih bernuansa politis ketimbang berangkat dari fakta hukum. Ini justru bisa mengganggu konsentrasi pemerintah dalam menjalankan agenda-agenda pelayanan masyarakat dan pembangunan daerah,” tegasnya.

Hasan pun mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda untuk bersikap bijak dan kritis. Utamanya memberikan dukungan terhadap program-program prioritas pemkot yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, seperti revitalisasi fasilitas publik, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan pemuda dan UMKM.

GP Ansor Kota Bekasi juga menyatakan siap menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi Pemerintah Kota Bekasi dalam menjaga integritas birokrasi, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusivitas sosial dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Kami berdiri di garis terdepan untuk mendukung kebaikan, namun juga tidak akan tinggal diam terhadap praktik korupsi. Tetapi kami akan selalu berpijak pada fakta dan data, bukan opini dan kepentingan sesaat,” tandasnya.

Apakah Artikel ini bermanfaat?
Yes0No0

Baca Artikel Lain