Megapolitan.id – Sejumlah warga di Kabupaten Pandeglang, Banten, bergotong royong memperbaiki jalan yang rusak secara swadaya. Dana perbaikan berasal dari iuran masyarakat setempat.
Warga menyebut kondisi jalan yang rusak sangat mempersulit mobilitas sehari-hari. Pasalnya jalan tersebut merupakan akses utama warga melakukan aktivitas.
Tak hanya mempersulit, jalan yang rusak juga cukup membahayakan pengguna jalan. Tak jarang terjadi kecelakaan terhadap pengendara yang melintas.
“Kecelakaan, ya lumayan sering, habisnya banyak lubang gitu, kalau gak hati-hati, pasti jatuh,” kata Muhidin, warga setempat, Rabu 21 Mei 2025.
Mirisnya, kondisi ini diakui warga sudah berlangsung puluhan tahun dan tak mendapat penanganan serius pemerintah daerah.
Karenanya warga berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya menggunakan iuran per kepala keluarga (KK). Warga terpaksa demi menunjang aktivitas mereka.
“Ya mau gimana lagi, jalan ini kan akses utama warga sini. Kalau terus dibiarin (rusak), kita yang susah,” ujar Husein, warga lainnya.
Menurutnya, perbaikan jalan rusak secara swadaya seolah menjadi budaya di setiap wilayah di Kabupaten Pandeglang.
Sementara Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi meminta maaf kepada masyarakat karena belum bisa melakukan perbaikan lantaran terkendala anggaran.
Di sisi lain, ia mengapresiasi upaya perbaikan yang dilakukan secara swadaya. Menurutnya, membangun sebuah daerah juga menjadi kewajiban masyarakat. Karena itu perlu ada kolaborasi sehingga pembangunan daerah bisa berjalan dengan baik.