Megapolitan.id – Ada-ada saja ulah calon jemaah haji asal Kabupaten Lebak, Banten. Mereka menandai koper masing-masing dengan tanda unik agar tidak tertukar dengan milik jemaah lain.
Ratusan koper calon jemaah haji tersebut mulai dikumpulkan di Kantor Kementerian Agama setempat, sebelum akhirnya dikirim ke Bandara Soekarno-Hatta.
Tercatat ada 176 calon jemaah haji yang akan diberangkatkan ke tanah suci Mekkah, pada Kamis (22/5/2025) besok.
Para calon jemaah ini merupakan pemberangkatan pertama calon haji asal Kabupaten Lebak yang tergabung dalam kloter 49 embarkasi jakarta.
Meski pihak penyelenggara sudah menyiapkan tanda berupa pita untuk dipasang di setiap koper calon jemaah, namun mereka lebih memilih cara sendiri untuk menandai koper agar tidak tertukar.
Para calon jemaah haji menyiasati koper bawaan dengan ciri khas unik hingga nyeleneh. Ada yang menambahkan gantungan kalung lonceng hewan ternak, spons mandi, centong nasi, boneka hingga sepatu anak.
“Hal ini untuk menjaga agar koper-koper yang mereka bawa, tidak tertukar dengan jemaah lain,” kata Kasie Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Halimatussakdiah, Rabu (21/5/2025).
Menurutnya, menaruh tanda unik pada koper calon jemaah masih diperbolehkan, selama tidak melanggar aturan yang berlaku.
“Yang dilarang itu, seperti membawa barang bersifat logam, cairan dan sayuran yang mengandung bau,” papar Halimatussakdiah.
Selain itu, lanjutnya, berat barang bawaan pada koper tidak boleh melebihi 32 kilogram. Jika melebihi, maka barang akan dikeluarkan.
Tahun ini Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak akan memberangkatkan 509 calon jemaah haji yang terbagi dalam dua kloter pemberangkatan, yakni kloter 49 dan kloter 52.