Megapolitan.id – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe memberikan sejumlah pesan kepada komunitas Motor Besar Indonesia (MBI) Kota Bekasi di bawah kepemimpinan Afif yang baru saja dilantik sebagai ketua. Hal ini disampaikan saat menghadiri pelantikan pengurus MBI Kota Bekasi.
“Ketua MBI Kota Bekasi yang baru memiliki tanggungjawab besar untuk memimpin organisasi ini ke arah yang lebih baik. Dengan visi, misi, dan program kerja yang tepat, MBI dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan industri otomotif di Indonesia,” katanya, Sabtu (24/5/2025).
Bobihoe meminta agar MBI berperan aktif dalam mengampanyekan keselamatan berkendara. Hal ini mengingat masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas, terutama yang melibatkan kendaraan roda dua.
Menurutnya, hal ini bisa dilakukan melalui berbagai kegiatan. Seperti mengadakan pelatihan keselamatan yang melibatkan ahli dan praktisi di bidangnya, serta kolaborasi dengan pihak kepolisian untuk meningkatkan kesadaran tentang aturan lalu lintas di masyarakat.
“MBI dapat menyelenggarakan program Safety Riding Campaign bagi anggotanya maupun masyarakat luas. Pogram ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan tentang keselamatan berkendara, namun juga kesadaran akan tanggungjawab berlalu lintas akan lebih baik,” ujar Bobihoe.
“Dengan pendekatan yang sistematis dan melibatkan semua pemangku kepentingan, MBI dapat berkontribusi signifikan dalam mengurangi angka kecelakaan dan menciptakan budaya berkendara yang lebih aman,” ucapnya lagi.
Bobihoe juga mengingatkan salah satu fokus utama Ketua MBI Kota Bekasi, yakni pengembangan komunitas. Selain meningkatkan jumlah anggota baru, pemimpin harus mampu mempererat tali persaudaraan antar anggota. Salah satunya dengan memfasilitasi berbagai kegiatan sosial yang dapat memperkuat hubungan antara anggota.
Misalnya kegiatan donor darah, pembersihan lingkungan, bantuan dan pendidikan keselamatan berkendara. Melalui kegiatan-kegiatan ini, anggota MBI tak hanya dapat berinteraksi satu sama lain, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Selain itu, tambanya, mendorong kegiatan touring untuk mendukung sport tourism di daerah. Touring yang dilakukan secara rutin dengan rute yang menarik, diyakini dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para riders MBI.
“Selain menyenangkan, kegiatan ini berpotensi meningkatkan pariwisata lokal dan ekonomi masyarakat di daerah yang dilalui,” imbuh Bobihoe.