Home HumanioraKomunitasGerakan Indonesia for Palestine Berhasil Himpun Donasi 22 Truk

Gerakan Indonesia for Palestine Berhasil Himpun Donasi 22 Truk

by Ikon logo megapolitanTim Megapolitan
A+A-
Reset

Megapolitan.id | Jakarta–Gerakan Indonesia for Palestine (IFP) resmi diluncurkan sebagai sebuah gerakan nasional untuk mendukung rakyat Palestina, khususnya di Gaza, secara terorganisir dan berkelanjutan.

“Gerakan ini hadir untuk menyatukan berbagai elemen masyarakat, mulai dari ulama, institusi, media, akademisi, hingga tokoh agama, guna menciptakan dampak dukungan yang nyata, berkelanjutan, dan terorganisir bagi rakyat Palestina,” kata Athalla Abu Salah, Direktur Al-Khair Foundation, salah satu inisiator gerakan Indonesia for Palestine di Jakarta (27/1).

Indonesia for Palestine diinisiasi oleh NGO kemanusiaan, dengan Rumah Zakat dan DT Peduli sebagai founding partners. Kegiatan ini dihadiri oleh Arie Untung selaku Brand Ambassador, Prof. Dr. H. Sudarnoto Abdul Hakim (Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Luar Negeri), Budi Faisal (Pembina DT Peduli), Jajang Nurjaman (Direktur DT Peduli), Irvan Nugraha (CEO Rumah Zakat), serta berbagai lapisan masyarakat dari berbagai sektor.

“Posisi Indonesia dalam mendukung Palestina bukan sekedar isu agama, melainkan amanat konstitusi. Isu tersebut berkaitan langsung dengan penjajahan dan ketidakadilan global, yang harus dilawan bersama oleh negara dan kekuatan masyarakat,” Ujar Prof. H. Sudarnoto Abdul Hakim, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Luar Negeri.

Direktur DT Peduli, Jajang Nurjaman, mengaku sangat mendukung dan mengapresiasi gerakan yang baru diluncurkan ini. “Mendukung mereka yang tertindas adalah kewajiban agama dan moral. Melalui gerakan ini, kami menyatukan langkah para ulama, akademisi, jurnalis dan influencer agar memiliki narasi yang satu untuk memberikan harapan bagi Gaza dan menjaga martabat kemanusiaan di sana,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Rumah Zakat mendukung gerakan ini sebagai upaya bersama dalam menyuarakan kemerdekaan Palestina. “Kita perlu menjaga semangat kita dalam menyuarakan kedamaian dan keadilan bagi masyarakat Palestina, khususnya Gaza,” ungkap Irvan Nugraha, CEO Rumah Zakat.

Selain itu kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa perwakilan dari Palestina, yaitu Dr. Abdullah Marouf Profesor di Bayt al-Maqdis (Jerusalem) Studies, Dr. Adham Sharkawi Expert in Humanitarian Action and Organizational Development, dan Dr. Adham Abu Salmiya Expert in Humanitarian Action and Organizational Development.

Sebanyak 22 Truk Hasil Donasi dari Kegiatan IFP

Peluncuran Indonesia for Palestine dibuka dengan Focus Group Discussion (FGD) lintas sektor yang menjadi ruang penyamaan visi serta perumusan langkah kolaboratif antar elemen bangsa dalam mendukung Palestina secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan peluncuran ini, Arie Untung mendonasikan 800 Juta Rupiah dan 1 truk bantuan kemanusiaan. Tidak hanya itu, Rumah Zakat dan DT Peduli juga masing-masing mendonasikan 10 Truk, serta LAZ MKU, DAPA, dan YDSF yang berkomitmen untuk memberikan bantuan truk tambahan.

Total bantuan yang terkumpul pada kegiatan launching IFP ini ialah 22 truk dari total target sebanyak 35 truk yang nantinya akan diberangkatkan melalui konvoi dari Mesir ke Gaza. Konvoi ini ditujukan untuk mendukung 35.000 keluarga di Gaza dengan bantuan pangan dan kebutuhan dasar. Maka dari itu, IFP terus berkomitmen untuk mengadakan kolaborasi lanjutan dengan berbagai lembaga.

Adapun lembaga yang terlibat dan akan terus berkomitmen dalam gerakan IFP adalah GHN, Qudwah, Amal Soleh, Nurul Hayat, GNG, Gapura Kebaikan, LMI, YDSF, Nurul Ashri, Better Youth, Asar Humanity, BM3, LAZ MKU, Muhajir Project, LAZ DAPA, FORUM INDONESIA MUDA, AKSI BERSAMA ANIES BASWEDAN, LAZ MRBJ, YAYASAN MRBJ, TEVIS, SIAGA PEDULI, PUSPA.

Target IFP di Tahun 2026

Sepanjang tahun 2026, Indonesia for Palestine juga menargetkan berbagai program strategis, antara lain: dukungan bagi 2.000 anak yatim, bantuan Ramadan untuk 10.000 keluarga, penyediaan hunian darurat, layanan pendidikan bagi 1.000 anak, distribusi 10.000 porsi qurbani, pembangunan sumur air bersih, pembangunan masjid dan dukungan pendidikan Al-Qur’an, serta program pemberdayaan pemuda. Dari sisi gerakan publik, IFP menargetkan lahirnya 2 juta pendukung baru Palestina di Indonesia dan jangkauan edukasi kemanusiaan hingga 15 juta masyarakat.

Melalui Indonesia for Palestine, masyarakat Indonesia diajak untuk tidak hanya bersimpati, tetapi bergerak bersama—menguatkan solidaritas, menyalurkan bantuan nyata, dan terus menyuarakan keadilan bagi rakyat Palestina hingga mereka meraih kebebasan dan kehidupan yang bermartabat.[]

Apakah Artikel ini bermanfaat?
Yes0No0

Baca Artikel Lain