Home BeritaAkses Jalan Rusak, Ibu Baru Melahirkan di Pandeglang Ditandu Pakai Sarung
Jalan rusak yang berada di Kampung Batubantar, Desa Leuwibalang, Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, tak kunjung mendapat perbaikan dari pemerintah dan dinas terkait. (Megapolitan.id/Zhavira)

Akses Jalan Rusak, Ibu Baru Melahirkan di Pandeglang Ditandu Pakai Sarung

by Ikon logo megapolitanTim Megapolitan
A+A-
Reset

Megapolitan.id – Kondisi memprihatikan dialami Jani, seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kampung Batubantar, Desa Leuwibalang, Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Ibu muda yang baru melahirkan itu, terpaksa ditandu oleh warga, dari fasilitas kesehatan menuju kediaman orangtuanya yang berjarak satu kilometer.

Hal ini dilakukan karena akses jalan di wilayah tersebut mengalami kerusakan parah. Pemandangan miris tersebut terekam dalam video amatir dan viral di media sosial.

Dalam rekaman berdurasi 1 menit 26 detik itu terlihat perjuangan dua orang warga menandu Jani yang masih lemah pasca melahirkan, menggunakan kain sarung.

Terlihat juga beberapa orang warga memberikan penerangan jalan dengan menggunakan senter dan obor dari daun kelapa kering.

Seorang ibu rumah tangga yang baru melahirkan terpaksa ditandu menggunakan sarung menuju kediaman orangtuanya lantaran akses jalan yang rusak. (Megapolitan.id/Zhavira)

Rahmat, suami Jani menuturkan, sebelum melahirkan, istrinya berjalan kaki sejauh 100 meter dari rumahnya menuju faskes. Setelah melahirkan, sang istri ditandu menuju kediaman orangtuanya sejauh satu kilometer.

“Pulangnya ek rumah orangtua dulu. Harus ditandu pakai sarung karena jalan rusak. Gak ada motor atau mobil buat nganter pulang,” kata Rahmat, Jumat (23/5/2025).

Menurutnya, warga yang ditandu pasca persalinan, bukan hanya terjadi pada istrinya. Sejauh ini kondisi serupa sudah sering terjadi di kampung tersebut.

“Untuk pertolongan lebih cepat ke Puskesmas di kecamatan, biasanya dibantu warga untuk menandu. Jaraknya dari kampung sekitar 8 kilometer,” ungkap Rahmat.

Warga setempat berharap pemerintah dan dinas terkait bisa segera memperbaiki jalan desa yang rusak untuk kepentingan mobilitas dan aktivitas sehari-hari.

Apakah Artikel ini bermanfaat?
Yes0No0

Baca Artikel Lain