Terkadang, semua orang di lingkungan kerja pun sudah tahu jika ada rekan yang suka mencari muka. Namun, apa boleh buat, karena memang kebiasaan dan cara kerjanya seperti itu.
Mungkin ada pribahasa yang cocok untuk menggambarkan hal ini “senang melihat orang lain susah, dan susah melihat orang lain senang”. Demi terlihat sebagai yang terbaik, segala cara pun bisa ditempuh.
Kesimpulannya, sebagian besar orang menilai bahwa sikap mencari muka itu 100% bersifat negatif. Namun sebenarnya, hal tersebut tidak selalu buruk semuanya tergantung pada niat hati dan tujuan kita.
Sebagai contoh, melaporkan dan menunjukkan hasil kerja yang memang benar-benar merupakan hasil usaha sendiri adalah hal yang positif.
Itu jauh lebih baik dibandingkan dengan mencari-cari kesalahan orang lain lalu melaporkannya demi menjatuhkan mereka. Sikap seperti itulah yang justru mencerminkan ketidakprofesionalan dan merugikan suasana kerja.[]