Megapolitan.id | Kota Bekasi–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menghimpun sebanyak 3.216 aspirasi masyarakat selama pelaksanaan reses anggota dewan pada Februari 2026. Ribuan usulan dari masyarakat Kota Bekasi tersebut didominasi persoalan infrastruktur, pendidikan, serta pelayanan publik di tingkat wilayah.
Data tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Bekasi yang mengagendakan penyampaian laporan hasil Reses I masa jabatan 2024–2029 tahun 2026.
Sekretaris DPRD Kota Bekasi, Lia Erliani, menjelaskan reses dilaksanakan pada 12–17 Februari 2026 di daerah pemilihan masing-masing anggota dewan. Kegiatan ini menjadi sarana bagi para legislator untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai kebutuhan serta keluhan yang berkembang di wilayah.
“Melalui reses, anggota dewan dapat mendengar langsung aspirasi warga di wilayahnya. Hasilnya kemudian dihimpun dan disusun sebagai bahan perencanaan pembangunan daerah,” kata Lia dalam menyampaikan laporan di rapat paripurna.
Ia menyebutkan, seluruh aspirasi tersebut berasal dari masyarakat di 12 kecamatan yang ada di Kota Bekasi. Secara keseluruhan, jumlah usulan yang dihimpun dalam kegiatan reses mencapai 3.216 aspirasi.
Selanjutnya, berbagai aspirasi tersebut akan dirumuskan menjadi pokok-pokok pikiran DPRD. Dokumen tersebut akan disampaikan kepada Pemerintah Kota Bekasi sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan program serta kebijakan pembangunan daerah.
Menurut Lia, aspirasi yang dihimpun melalui reses tidak sekadar menjadi catatan administratif lembaga legislatif. DPRD berharap setiap usulan yang disampaikan masyarakat dapat diterjemahkan menjadi program pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Harapannya, aspirasi yang disampaikan warga bisa terakomodasi dalam kebijakan pembangunan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya. (Adv)