Megapolitan.id – Suasana haru dan isak tangis warnai prosesi pemakaman seorang ibu yang menjadi korban pembunuhan sadis di Perumahan Puri Anggrek, Kota Serang, Banten. Korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sayar, Senin, 2 Juni 2025.
Keluarga, kerabat, dan dua anak korban yang masih kecil turut hadir dalam pemakaman. Momen paling menyentuh terlihat saat anak pertama korban melambaikan tangan terakhir kepada jenazah sang ibu, seolah mengucapkan selamat tinggal.
Keluarga sangat kehilangan sosok korban yang dikenal ramah dan suka menolong. Salah satunya kakak kandung korban, Holmes Sihombing, yang datang dari luar kota dan sempat kesulitan mendapatkan tiket untuk bisa segera tiba di Serang.
“Saya sangat terpukul, kaget, dan tidak menyangka adik saya pergi dengan cara seperti ini,” ujar Holmes.
Keluarga korban mengutuk keras tindakan pelaku yang dinilai sangat biadab. Holmes menegaskan, keluarga menuntut keadilan dan meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya.
“Kami minta hukuman yang setimpal, hukuman seberat-beratnya,” tegas Holmes.
Sementara, Kapolres Serang Kota Kombes Pol Yhuda Satria menyatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diduga pelaku masuk melalui pintu belakang rumah yang ditemukan dalam kondisi rusak.
“Kami perkirakan pelaku lebih dari dua orang. Saat ini penyelidikan masih terus berjalan,” tandas Yhuda.
Sebelumnya, deorang ibu rumah tangga ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Komplek Perumahan Puri Anggrek, Kota Serang, Banten, Minggu, 1 Juni 2025 pagi. Korban diduga dirampok orang tak dikenal.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh salah satu anak korban. Sang anak terkejut dengan pemandangan yang dilihatnya dan langsung berteriak histeris meminta bantuan warga sekitar.
Warga yang mendengar kemudian datang dan mendobrak masuk melalui pintu belakang. Mereka lantas mendapati korban sudah dalam kondisi tak bernyawa di salah satu ruangan rumah, dengan luka parah di tubuh.
Sementara itu, sang suami ditemukan dalam kondisi lemah, terbungkus karung di area dapur. Korban segera dilarikan ke RS Sari Asih, Kota Serang, dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif.