Megapolitan.ID | Komandan KOKAM Daerah Sukoharjo Yusuf Fa’iqudin, menyayangkan pernyataan yang dianggap kurang beradab dari Komandan Nasional KOKAM PP Muhammadiyah Elli Oschar atas kritik yang disampaikan Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Dr. H.M. Amien Rais, M.A. terhadap pemerintahan Prabowo Subianto.
Yusuf menilai, sebagai bagian dari generasi muda Muhammadiyah, menjaga etika dan adab berkomunikasi kepada senior adalah hal yang mendasar.
“Generasi muda yang hebat itu bukan yang paling keras suaranya, tapi yang paling santun lisannya ketika berbeda dengan yang lebih tua,” tegas Yusuf Fa’iqudin dalam keterangannya, Selasa (5/5).
Menurut Yusuf, sebagai generasi muda, KOKAM harus memiliki rasa hormat terlebih dahulu kepada senior dalam melihat suatu kekurangan. Terlebih, kepada mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ke-12 yang juga memiliki jasa yang sangat besar terhadap arah bangsa dalam masa reformasi bangsa Indonesia.
Seperti diketahui, Elli Oschar, Komandan Nasional KOKAM PP Pemuda Muhammadiyah, merendahkan pernyataan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) ke-10 terkait kedekatan Seskab Teddy Indra Wijaya dan Presiden Prabowo. Elli menyebut pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu sebagai tokoh halusinasi.
“Jangan sampai gelar sebagai ‘Tokoh Reformasi’ justru berganti menjadi ‘Tokoh Halusinasi’!” kata Elli Oschar.
Yusuf mengajak seluruh anggota KOKAM dan PP Pemuda Muhammadiyah untuk menjunjung tinggi adab dan akhlak. Menurutnya, hilangnya adab akan membuat hilangnya berkah perjuangan.
“Perbedaan sikap adalah hal biasa, tetapi hilangnya adab adalah awal dari hilangnya keberkahan dalam perjuangan,” pungkasnya. []