Home BeritaLibur Panjang 2026, Ribuan Wisatawan Padati Kepulauan Seribu
dok. rri.co.id

Libur Panjang 2026, Ribuan Wisatawan Padati Kepulauan Seribu

by Ikon logo megapolitanSalma
A+A-
Reset

Momentum libur panjang Kenaikan Yesus Kristus dimanfaatkan banyak masyarakat untuk berlibur dan melepas penat dari aktivitas harian. Salah satu destinasi yang menjadi favorit wisatawan pada periode libur kali ini adalah Kepulauan Seribu. Kawasan wisata bahari yang berada di utara Jakarta tersebut dipadati ribuan pengunjung sejak Kamis, 14 Mei 2026.

Suasana ramai terlihat di sejumlah dermaga keberangkatan menuju Kepulauan Seribu. Wisatawan dari berbagai daerah mulai memadati area pelabuhan sejak pagi hari untuk menikmati libur panjang bersama keluarga maupun teman-teman. Banyak di antara mereka memilih Kepulauan Seribu karena lokasinya relatif dekat dari Jakarta namun tetap menawarkan nuansa wisata alam yang menyegarkan.

Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kabupaten Kepulauan Seribu mencatat jumlah kunjungan wisatawan mencapai ribuan orang hanya dalam satu hari. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berwisata ke kawasan pulau selama momen long weekend berlangsung.

Kepala Sudin Parekraf Kabupaten Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan, mengatakan wisatawan yang datang terdiri dari wisatawan nusantara maupun mancanegara. Mereka berangkat melalui sejumlah dermaga utama yang melayani perjalanan menuju kawasan wisata Kepulauan Seribu.

“Tercatat sebanyak 6.252 wisatawan mancanegara dan nusantara mengunjungi kawasan wisata tersebut melalui sejumlah pintu keberangkatan utama,” ujar Sonti di Jakarta, Jumat 15 Mei 2026.

Berdasarkan data yang dihimpun Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, sebagian besar wisatawan berangkat melalui Dermaga Muara Angke. Jumlah penumpang yang berangkat dari lokasi tersebut tercatat mencapai 3.712 orang. Dermaga ini memang dikenal sebagai salah satu akses utama masyarakat menuju berbagai pulau wisata di Kepulauan Seribu.

Sementara itu, keberangkatan dari Dermaga Baywalk tercatat sebanyak 1.594 penumpang. Adapun wisatawan yang memilih berangkat melalui Dermaga Tanjung Pasir mencapai 946 penumpang.

Ramainya jumlah wisatawan menunjukkan bahwa Kepulauan Seribu masih menjadi destinasi favorit masyarakat Jabodetabek ketika memasuki musim liburan. Selain jaraknya yang tidak terlalu jauh dari ibu kota, kawasan ini juga menawarkan pengalaman wisata yang lengkap mulai dari pantai, olahraga air, hingga wisata kuliner khas pesisir.

Menurut Sonti, libur panjang Kenaikan Yesus Kristus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mencari tempat wisata yang praktis dan mudah dijangkau. Dalam kondisi seperti ini, Kepulauan Seribu menjadi pilihan yang tepat karena wisatawan tidak perlu melakukan perjalanan jauh untuk menikmati suasana alam dan laut yang menenangkan.

Dengan akses transportasi yang semakin berkembang, perjalanan menuju Kepulauan Seribu kini terasa lebih mudah dibanding beberapa tahun sebelumnya. Tersedianya berbagai pilihan dermaga keberangkatan membuat wisatawan dapat menyesuaikan perjalanan sesuai lokasi dan kebutuhan mereka.

Tidak hanya wisatawan lokal, sejumlah wisatawan mancanegara juga terlihat menikmati suasana pulau selama libur panjang berlangsung. Keindahan alam serta daya tarik bawah laut menjadi alasan utama banyak turis asing memilih datang ke Kepulauan Seribu.

Selain memiliki panorama pantai yang indah, kawasan ini juga terkenal dengan kehidupan bawah lautnya yang memukau. Aktivitas snorkeling dan diving menjadi salah satu kegiatan favorit wisatawan ketika berkunjung. Air laut yang jernih serta ekosistem laut yang masih terjaga memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.

Di beberapa pulau wisata, wisatawan juga dapat menikmati suasana santai sambil mencicipi aneka kuliner khas pesisir. Hidangan laut segar menjadi menu favorit yang banyak dicari pengunjung selama berada di kawasan Kepulauan Seribu. Mulai dari ikan bakar, cumi, hingga olahan seafood lainnya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Selain wisata bahari, Kepulauan Seribu juga dikenal memiliki kekayaan flora dan fauna yang menarik untuk dijelajahi. Beberapa pulau bahkan menjadi habitat konservasi berbagai jenis satwa dan tumbuhan khas pesisir yang masih terjaga kelestariannya.

Sonti menilai tingginya jumlah wisatawan pada awal libur panjang diperkirakan masih akan terus meningkat hingga akhir pekan. Hal tersebut karena banyak masyarakat yang baru memulai perjalanan wisata menjelang Sabtu dan Minggu.

“Kunjungan ini akan terus bertambah hingga akhir pekan nanti,” katanya.

Peningkatan jumlah wisatawan tentu membawa dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat. Pelaku usaha wisata seperti penginapan, restoran, penyedia jasa transportasi laut, hingga pedagang makanan turut merasakan manfaat dari tingginya aktivitas wisata selama musim libur.

Bagi warga Jakarta dan sekitarnya, Kepulauan Seribu memang menjadi pilihan ideal untuk menikmati liburan singkat tanpa harus bepergian jauh ke luar kota. Hanya dengan perjalanan laut beberapa jam, wisatawan sudah dapat menikmati suasana pantai yang berbeda dari hiruk pikuk perkotaan.

“Selain dari sisi keindahan, akses menuju wilayah Kepulauan Seribu juga sudah mudah dijangkau,” kata Sonti.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Kepulauan Seribu terus diminati wisatawan dari tahun ke tahun. Kemudahan akses, keindahan alam, serta ragam aktivitas wisata membuat kawasan ini tetap memiliki daya tarik kuat di tengah banyaknya pilihan destinasi wisata lainnya.

Selama libur panjang berlangsung, suasana pelabuhan dan pulau-pulau wisata diperkirakan masih akan ramai oleh wisatawan yang ingin menikmati akhir pekan bersama keluarga maupun sahabat. Kepulauan Seribu pun kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan yang dekat, nyaman, dan tetap memikat untuk dikunjungi kapan saja.

Apakah Artikel ini bermanfaat?
Yes0No0

Baca Artikel Lain