Megapolitan.ID | Pemerintah Kota Bekasi mulai menggelar operasi pasar murah di seluruh wilayah kecamatan sejak 28 Juli 2025.
Program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat dalam menghadapi tekanan harga kebutuhan pokok yang terus meningkat.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, meminta seluruh camat dan lurah memastikan operasi pasar berjalan dengan tertib, terkoordinasi, dan tepat sasaran.
“Pentingnya sinergi antarwilayah dalam pelaksanaan operasi pasar,” kata Haris Bobihoe, Senin (29/7/2025).
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah komoditas yang tersalurkan, tetapi dari seberapa besar dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Para camat dan lurah harus mengoordinasikan pengamanan, kelancaran distribusi, dan sosialisasi agar pelaksanaan berjalan tertib dan tepat sasaran,” tegas Harris di hadapan jajaran ASN.
Ia juga mengimbau agar pengurus RT dan RW dilibatkan aktif dalam mendukung ketertiban di lokasi kegiatan.
Sistem antrean yang teratur, lanjutnya, wajib diterapkan agar tidak terjadi kerumunan atau potensi konflik antarwarga.
“Operasi pasar ini bukan sekadar distribusi barang, tapi wujud nyata kepedulian dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” tambahnya.
Pelaksanaan operasi pasar Kota Bekasi akan berlangsung secara bergilir di 12 kecamatan hingga 12 Agustus 2025. Kegiatan perdana dimulai dari halaman Kantor Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, yang pada hari pertama langsung disambut antusiasme warga.
Sementara, Lurah Aren Jaya, Pra Fitria Angelia, menjelaskan bahwa warga begitu antusias mengikuti operasi pasar.
Komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, hingga telur ayam dijual dengan harga di bawah pasaran. Warga pun memanfaatkan momentum ini untuk membeli kebutuhan rumah tangga dengan harga lebih terjangkau.
“Alhamdulillah masyarakat antusias dengan adanya operasi pasar di Aren Jaya. Karena harganya di bawah harga pasar sehingga warga datang,” ujar Pra Fitria.
Ia menambahkan, pihak kelurahan juga berkoordinasi dengan aparat keamanan dan pengurus wilayah setempat agar pelaksanaan berlangsung aman dan kondusif.
Operasi pasar ini menjadi salah satu strategi Pemkot Bekasi dalam mengendalikan inflasi daerah sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
“Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat stabilitas sosial-ekonomi di tengah gejolak harga yang kerap terjadi, terutama menjelang perayaan hari besar nasional,” pungkasnya. (*)