Megapolitan.id |-Sebagai langkah preventif untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas, Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi Kota melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi jalan berlubang di sejumlah ruas strategis Kota Bekasi, Senin (2/2/2026). Dua ruas jalan yang menjadi fokus utama kegiatan ini adalah Jalan Chairil Anwar dan Jalan HM Joyomartono, yang selama ini dikenal memiliki tingkat kepadatan kendaraan cukup tinggi, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Kegiatan pengecekan ini merupakan bagian dari upaya nyata kepolisian dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas). Jalan berlubang kerap menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang rentan kehilangan keseimbangan saat melintas di permukaan jalan yang tidak rata.
Sejak pagi hari, petugas Unit Kamsel Sat Lantas Polres Metro Bekasi Kota tampak menyisir titik-titik kerusakan jalan yang dinilai membahayakan pengguna jalan. Lubang dengan berbagai ukuran ditemukan di beberapa bagian ruas jalan, baik di jalur lambat maupun jalur utama. Kondisi tersebut diperparah dengan tingginya volume kendaraan, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas jika tidak segera diantisipasi.
Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya melakukan pengecekan visual, tetapi juga mengambil langkah pengamanan awal di lapangan. Sejumlah lubang jalan diberi tanda agar mudah terlihat oleh pengendara, terutama pada kondisi lalu lintas padat. Petugas juga terlihat aktif mengatur arus kendaraan untuk menghindari penumpukan dan mengurangi risiko kecelakaan di sekitar titik kerusakan jalan.
Selain pengaturan lalu lintas, personel Unit Kamsel juga memberikan imbauan langsung kepada para pengendara yang melintas. Pengendara sepeda motor, mobil pribadi, hingga angkutan umum diingatkan agar lebih berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan memperhatikan kondisi jalan, khususnya di area yang telah ditandai sebagai titik rawan.
Langkah humanis tersebut dilakukan agar pesan keselamatan dapat tersampaikan secara langsung kepada masyarakat pengguna jalan. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang aman dan tertib.
Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota melalui Ps Kanit Kamsel Sat Lantas, Ipda Rinda Ayu Ilya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap keselamatan masyarakat di jalan raya.
“Pengecekan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat. Jalan berlubang dapat menjadi faktor penyebab kecelakaan, sehingga perlu dilakukan pemantauan dan penanganan awal,” ujarnya.
Menurutnya, upaya pencegahan jauh lebih penting dibandingkan penanganan setelah kecelakaan terjadi. Dengan melakukan pengecekan langsung di lapangan, potensi bahaya dapat diidentifikasi lebih cepat, sehingga langkah pengamanan awal bisa segera diterapkan sembari menunggu perbaikan permanen dari instansi terkait.
Ipda Rinda juga menjelaskan bahwa hasil pengecekan tersebut tidak berhenti pada tahap pendataan semata. Seluruh temuan di lapangan akan segera dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait, khususnya instansi yang berwenang dalam perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur jalan. Koordinasi ini diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan, sehingga kondisi jalan dapat kembali aman dan nyaman untuk dilalui.
“Hasil pengecekan tersebut selanjutnya akan dikoordinasikan dengan instansi terkait agar segera dilakukan perbaikan jalan. Diharapkan dengan langkah ini, keselamatan pengguna jalan di wilayah Kota Bekasi dapat semakin terjamin,” lanjutnya.
Jalan Chairil Anwar dan Jalan HM Joyomartono sendiri merupakan ruas vital yang menghubungkan sejumlah kawasan pemukiman, pusat perkantoran, serta area perdagangan di Kota Bekasi. Setiap harinya, ribuan kendaraan melintas di ruas jalan ini, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Oleh karena itu, kerusakan jalan sekecil apa pun dapat berdampak besar terhadap keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
Beberapa pengendara yang ditemui di lokasi mengapresiasi langkah cepat kepolisian. Menurut mereka, keberadaan lubang jalan kerap luput dari perhatian, terutama saat malam hari atau ketika hujan turun dan lubang tertutup genangan air. Dengan adanya penandaan dan pengaturan lalu lintas oleh petugas, risiko kecelakaan dapat ditekan.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa keselamatan lalu lintas bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, mulai dari mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, hingga melaporkan kondisi jalan yang membahayakan kepada pihak berwenang. Informasi dari masyarakat dapat membantu aparat dan pemerintah daerah dalam melakukan penanganan yang lebih cepat dan tepat sasaran.
Sebagai penutup, Sat Lantas Polres Metro Bekasi Kota kembali mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Pengendara diingatkan untuk tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, terutama di ruas jalan yang kondisi permukaannya belum sepenuhnya baik.
“Sat Lantas Polres Metro Bekasi Kota juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, mematuhi aturan lalu lintas, serta melaporkan apabila menemukan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan keselamatan bersama,” demikian imbauan yang disampaikan.
Dengan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan kondisi lalu lintas di Kota Bekasi dapat semakin aman, tertib, dan lancar. Upaya sederhana seperti pengecekan jalan berlubang ini menjadi bukti bahwa pencegahan sejak dini adalah kunci utama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.