Megapolitan.ID | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, melakukan aksi cepat dengan membersihkan tempat pembuangan sampah liar di bantaran Sungai Citarum, tepatnya di wilayah Desa Kertasari, Kecamatan Pebayuran.
Kepala UPTD Wilayah V DLH Kabupaten Bekasi, Aay Budiana mengatakan aksi ini dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat sekitar yang mengeluhkan dampak pencemaran dari tumpukan sampah yang sudah berlangsung cukup lama.
“Total sampah yang berhasil diangkat mencapai 20 ton dan langsung kami bawa ke TPS Burangkeng milik Pemerintah Kabupaten Bekasi,” kata Aay Budiana dalam keterangannya Sabtu (12/7/2025).
Untuk mendukung kegiatan ini, DLH Bekasi mengerahkan satu unit alat berat ekskavator dan lima unit truk pengangkut sampah.
“Kegiatan ini juga melibatkan puluhan petugas kebersihan, aparat desa, unsur TNI-Polri, serta mahasiswa dari Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) yang sedang menjalani program kuliah kerja nyata (KKN),” ungkapnya.
Selain membersihkan area, tim gabungan juga melakukan penanaman pohon sebagai bagian dari program konservasi lingkungan, khususnya di sepanjang daerah aliran Sungai Citarum, yang selama ini dikenal rawan banjir akibat penyempitan dan pencemaran.
“Lokasi bekas TPS liar akan kami alihfungsikan menjadi kawasan penghijauan. Mahasiswa Unsika sudah menanam bibit pohon mahoni dan jambu, hasil dari donasi lembaga lingkungan,” lanjut Budiana.
Ia mengaku aksi ini juga menjadi simbol komitmen masyarakat dan pemerintah dalam menjaga ekosistem sungai serta mendorong edukasi lingkungan.
Kegiatan ini turut disinergikan dengan program sosialisasi kebersihan melalui forum warga seperti Minggon Desa, guna meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata sinergi antara pemerintah, masyarakat, mahasiswa, dan aparat untuk menjaga kelestarian lingkungan. Mari kita hentikan kebiasaan buruk membuang sampah di sungai karena bisa menimbulkan banjir dan kerusakan lingkungan,” pungkasnya. (*)