Home Urban UpdateTawuran Pelajar Saat Libur Sekolah, Polres Bekasi Kota Perketat Pengawasan Malam Hari

Tawuran Pelajar Saat Libur Sekolah, Polres Bekasi Kota Perketat Pengawasan Malam Hari

by Ikon logo megapolitanM Hamz
A+A-
Reset

Megapolitan.ID | Menyikapi meningkatnya potensi tawuran di kalangan remaja selama masa libur sekolah, Polres Metro Bekasi Kota mengambil langkah strategis untuk mencegah terjadinya aksi kekerasan antar pelajar yang kerap meresahkan masyarakat.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan warga, khususnya generasi muda.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, menjelaskan pihaknya telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh jajaran untuk melakukan imbauan langsung kepada masyarakat, terutama di titik-titik yang menjadi tempat berkumpulnya anak muda dan remaja.

“Kami aktif memberikan himbauan di area publik yang berpotensi menjadi titik kumpul. Ini bagian dari komitmen kami mencegah terjadinya aksi tawuran,” ujar Kombes Kusumo dalam keterangannya, Jumat (4/7/2025).

Selain itu, Polres Metro Bekasi Kota juga menggandeng unsur Koramil, Kecamatan, Kelurahan, hingga tokoh masyarakat setempat untuk berkolaborasi dalam mengedukasi dan mengawasi anak-anak di lingkungan masing-masing.

Langkah pencegahan tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah menetapkan jam malam bagi pelajar sebagai upaya mengurangi aktivitas remaja di luar rumah pada malam hari.

“Di Jawa Barat sudah diberlakukan jam malam oleh Gubernur. Tapi faktanya, masih banyak pelajar yang berkeliaran malam hari. Oleh karena itu, kami akan lebih mengintensifkan patroli malam di seluruh wilayah hukum kami,” ungkapnya.

Ia mengaku, patroli rutin akan digelar secara berkala, terutama di wilayah yang selama ini teridentifikasi sebagai lokasi rawan konflik pelajar. Petugas gabungan dari Kepolisian, TNI, dan aparat wilayah akan disiagakan untuk memantau aktivitas remaja hingga malam hari.

Langkah ini dianggap mendesak mengingat kejadian tawuran mematikan di akhir Juni 2025, yang terjadi di Jalan Raya Kodau, Kecamatan Jatiasih.

“Bentrokan antar dua kelompok remaja tersebut menelan korban jiwa dan menimbulkan kekhawatiran publik akan lemahnya pengawasan selama masa libur sekolah,” paparnya.

Kombes Kusumo juga mengimbau para orang tua untuk berperan aktif dalam mengawasi aktivitas anak-anaknya di luar rumah.

Menurutnya, sinergi antara orang tua, sekolah, dan lingkungan menjadi kunci dalam menciptakan ruang aman bagi remaja di tengah libur panjang.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Orang tua dan masyarakat harus turut mengawasi dan membimbing anak-anak agar tidak terjerumus dalam aksi yang membahayakan,” pungkasnya. (*)

Apakah Artikel ini bermanfaat?
Yes0No0

Baca Artikel Lain